Mitos Dibalik Panasnya Air Alami Guci Tegal yang Fenomenal

0
438
Mitos Dibalik Panasnya Air Alami di Taman Wisata Guci Tegal yang Fenomenal
Mitos Dibalik Panasnya Air Alami di Taman Wisata Guci Tegal yang Fenomenal (publik domain)

TEGAL, TRAVELCUY.com – Sensasi nyaman saat berendam di air panas alami menjadi suguhan yang ditawarkan wisatawan saat berkunjung ke obyek wisata Guci. Pemandian air panas paling fenomenal di Kota Tegal ini menawarkan air ajaib yang jernih dan asri.

Tempat rekreasi air yang sudah eksis sejak berpuluh-puluh tahun silam ini berada di atas ketinggian 1.050 Mdpl. Tepatnya berada di bawah kaki Gunung Slamet bagian utara. Tak heran, pemandangan alam di Taman wisata Guci ini sangat luar biasa indah, dengan hawa sejuk khas pegunungan.

Pemandian Air Panas Guci Tegal (jejakpiknik)

Ajaibnya, jika kebanyakan lokasi sumber mata air panas dilengkapi dengan adanya belerang, berbeda halnya dengan Taman Wisata Guci Tegal ini. Walau berada di lereng gunung, air panas yang mengalir dari pancuran-pancuran yang ada muncul begitu saja. Air panasnya mengalir secara alami dari perut bumi.

Di tempat ini terdapat banyak pancuran yang konon dipercaya oleh masyarakat setempat dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit terutama penyakit kulit, koreng, dan rematik. Selain kolam pemandian air panas, terdapat juga 10 air terjun.

Pemandian Air Panas Guci ini biasanya ramai dikunjungi pada hari Kamis malam, yang keesokan harinya merupakan Jum’at Kliwon. Hal ini tidak lepas dari mitos yang berkembang, bahwa jika mandi sekitar jam 12 malam dan memohon sesuatu di sini, apapun permohonan mu akan dikabulkan. Masyarakat sekitar biasa menyebutnya dengan ngalap berkah.

Wisatawan yang berbondong-bondong merasakan keajaiban air panas Guci (publik domain)

Kepercayaan seperti ini sudah terjadi secara turun temurun. Tergantung kamu untuk mempercayai sugesti ini atau tidak. Yang pasti, banyak yang percaya bahwa keajaiban yang mereka terima adalah berkah dari Tuhan, lantaran tempat ini adalah bekas peninggalan salah satu Walisongo yang menyebarkan agama Islam di daerah Tegal.

Konon air panas di Guci dulunya terjadi karena ada salah satu walisongo yang menancapkan tongkatnya ke tanah dengan membawa air panas di dalam guci, maka keluarlah air panas ini atas izin Tuhan. Masyarakat setempat pun percaya bahwa keberadaan Wisata Alam Guci di Tegal tersebut merupakan rahmat karena kebaikan Wali terhadap warga di sekitar Tegal.

Untuk menuju lokasi pemandian air panas ini, kamu harus berhati-hati. Lantaran lokasinya berada di pegunungan, akses jalan yang dilewati berkelok-kelok.

Jika kamu berangkat dari arah Kota Tegal, kamu harus memutar kendaraan ke arah selatan sejauh kurang lebih 40 kilometer untuk dapat sampai di tempat wisata ini. Tiket masuk Wisata Guci Tegal ini pun terbilang murah. Bagi orang dewasa, besaran harga tiketnya adalah Rp5.000 pada hari biasa dan Rp7.000 pada akhir pekan atau musim liburan. Sedangkan untuk anak-anak, tiket masuk yang harus dibayar adalah sebesar Rp4.500 pada hari biasa dan Rp6.500 pada hari Sabtu Minggu dan hari libur. Harga tersebut dapat berubah sewaktu-waktu.

(Vetra)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.