Direktur Travelcuy Terpilih Ketua Harian Dewan Kebudayaan Kota Banjar

0
90

BANJAR, TRAVELCUY.com: Direktur Media Online TRAVELCUY.COM,  Syarif Hidayat, terpilih menjadi Ketua Harian Dewan Kebudayaan Kota Banjar. Dengan terpilihnya Syarif diharapkan geliat pergerakan kebudayaan di Kota Banjar semakin berwarna serta dinamis.

Diketahui struktur pengurus Dewan Kebudayaan Kota Banjar (DKKB) periode 2018-2023 ini diisi oleh lintas generasi. Mantan Wali Kota Banjar dua periode DR. Dr. Herman Sutrisno, MM menempati Ketua Umum DKKB dan Dani Danial Muklis budayawan muda, berada di Wakil Ketua Umum Ketua Harian DKBB yakni Syarif Hidayat dan Sekretaris Umum Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Banjar, dan Sekretaris II wartawan Radar Priangan, Anggoro.

“Dengan adanya formasi lintas generasi ini diharapkan bisa menjadi sebuah energi baru menggeliatnya kebudayaan di Kota Banjar,” ungkap tim penggagas DKKB, Andi Maulana, Minggu (09/09/2018).

Andi menerangkan bahwa kultur budaya di Banjar harus ada perubahan. Baik dari pola hidup masyarakat serta pengembangan Ilmu pengetahuan serta membangun generasi berkarakter Bangsa Indonesia.

“Konsep budaya itu sangat luas, tidak hanya mengurusi dari sisi produk hasil budaya itu sendiri. Karena budaya merupakan bagian dari peradaban manusia yang setiap zaman terus berkembang,” imbuhnya.

Sementara Ketua Harian Dewan Kebudayaan Kota Banjar, Syarif Hidayat mengemukakan bahwa dengan dihimpunya para seniman, budayawan, akademisi melalui dewan kebudayaan harus menjadi spirit bersama membangun kesadaran masyarakat terhadap nilai budaya bangsa Indonesia.

Karena lanjut dia, konsep besar berdirinya dewan kebudayaan Kota Banjar sebagai perwujudan dari pergerakan ilmu pengetahuan di dunia yang berdampak pada perubahan perilaku manusia. Maka perlu adanya sebuah penyelematan perilaku yang disesuaikan dengan harkat martabat jati diri bangsa Indonesia.

Tentu tantangan dewan kebudayaan kota Banjar sangat besar. Selain berbicara dari sisi pelestarian budaya namun pelindung budaya masyarakat yang menjadi jati diri bangsa Indonesia harus tetap menjadi pedoman induk penyelematan generasi bangsa ini.

“Dengan itu, mari kita kesampingkan kepentingan pribadi atas nama budaya spirit itu harus tertanam bagi semua anggota dewan kebudayaan,”pungkas dia. (Red).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.